Showing posts with label anatomi. Show all posts
Showing posts with label anatomi. Show all posts

Saturday, February 5, 2022

Pendidikan Jasmani dan Kesehatan | Ortopedi

Ortopedi adalah seni dan ilmu pengetahuan tentang pencegahan, penyelidikan, diagnosis, dan tata laksana terhadap kelainan akibat trauma pada sistem muskuloskeletal melalui metode-metode medikamentosa, pembedahan, terapi fisik (termasuk fisioterapi). Ortopedi berhubungan dengan tiga cabang ilmu lain, yakni fisiologi, patologi, dan ilmu-ilmu tentang muskuloskeletal.

Ortopedi merupakan spesialis bidang kedokteran yang mempelajari cedera dan penyakit pada sistem muskuloskeletal, yakni sistem yang kompleks yang mencakup tulang, sendi, ligamen, tendon, otot, dan saraf yang membantu pergerakan tubuh. 

Ruang lingkup ortopedi terdiri atas tujuh bidang keilmuan, sebagai berikut: a) kelainan kongenital dan perkembangan (congenital disturbance), seperti clubfoot, hypoplasia tulang dan otot; b) infeksi dan inflamasi (inflammation and infection), seperti osteomyelitis dan spondylitis; c) tumor dan lesi sejenisnya (tumour and lesion like), seperti osteosarcoma dan ewing sarcoma; d) trauma (injury), seperti fraktur dan dislokasi; e) gangguan metabolik dan endokrin (metabolic disorder), seperti rickets, renal osteodystrophy, dan osteoporosis; f) arthritis dan rheumatoid (arthritis), seperti osteoarthritis, rheomatoid arthritis, dan gout; dan g) gangguan sensoris dan kelemahan otot (sensoric disturbance), seperti poliomyelitis dan carpal tunnel syndrome.

Ortopedi pada era modern diperkenalkan oleh Ambroise Pare, yang populer dikenal sebagai bapak ahli bedah Prancis, melalui bukunya, Dix Livres de la Chirurgie, yang membahas segala sesuatu tentang pembedahan. Perkembangan ortopedi berikutnya dilakukan oleh Nicholas Andry, seorang profesor kedokteran dari Prancis, dikenal sebagai bapak ortopedi dunia. Di dalam bukunya, Ortopedia: or the Art of Preventing and Correcting Deformities in Children, Andry menjelaskan tentang istilah ortopedi yang berasal dari dua kata berbahasa Yunani, yakni orthos (lurus) dan paidos (anak-anak).

Terdapat enam prinsip umum manajemen kasus ortopedi, sebagai berikut: 1) first, do no harm (primum non nocere); 2) tata laksana berdasarkan diagnosis dan prognosis yang akurat; 3) memilih terapi untuk tujuan spesifik; 4) selaras dengan hukum alam; 5) terapi yang realistis dan praktis; dan 6) memilih terapi untuk pasien sebagai individu.

Referensi:

Bayusentono S. (ed.).  2022. Buku Ajar Blok Muskuloskeletal: Aspek Ortopedi. Edisi 1. Surabaya: Airlangga University Press.

Wednesday, September 18, 2019

IPA | istilah anatomi tubuh manusia

Istilah-istilah anatomi merujuk pada tubuh secara lokal baik dalam keadaan beristirahat/diam maupun dalam keadaan bergerak. Karena kita juga membicarakan tentang cara kita bergerak, maka kita perlu membahas pula gerakan manusia. Pertama-tama kita harus mempelajari tentang "derajat kebebasan" (degrees of freedom) dari gerakan kita dan alat yang digunakan untuk gerakan tersebut dengan persedian. Kita akan mengamati bahwa lengan dan tangan kita terkonstruksi secara cermat (Herman, 2007: 3-4). Tabel 1 menyajikan padanan istilah anatomi dengan istilah umum yang berlaku bagi anatomi tubuh manusia. 

Tabel 1. Istilah anatomi bagian anterior

Istilah anatomi | istilah umum
abdominal | abdomen (perut)
antebrachial | forearm (lengan depan)
axilliary | armpit (ketiak)
brachial | upper arm (lengan atas)
buccal | cheek (pipi)
carpal | wrist (pergelangan tangan)
cephalic | head (kepala)
cervical | neck (leher)
coxal | hip (paha)
crural | front of leg (bagian depan kaki)
digital | finger or toe (jari tangan atau jari kaki)
frontal | forehead (dahi)
iguinal | groin (sendi)
lingual | tongue (lidah)
mammary | breast (dada)
mental | chin (dagu)
nasal | nose (hidung)
oral | mouth (mulut)
palmar | palm (telapak)
pedal | foot (kaki)
sternal | beastbone (tulang dada)
tarsal | ankle (engkel)
thoracic | chest (dada)
umbilical | navel (pusar)

Lebih lanjut,  karena persendian meliputi gerakan antara tulang, maka kita akan perlu mempelajari anatomi susunan otot (Tabel 2) (Herman, 2007: 4). 

Tabel 2. Istilah anatomi bagian posterior

Istilah anatomi | Istilah umum
acromial | top of shoulder (bagian ujung atas bahu)
femoral | thigh (paha)
gluteral | buttock (pantat)
occipital | back of head (bagian belakang kepala)
plantar | sole of foot (telapak kaki)
popliteal | back of knee (bagian belakang lutut)
sacral | between hips (antara dua panggul)
sucral | back of leg (bagian belakang kaki)
vertebral | spinal column (koluma tulang belakang)

Bayangkan sebuah derajat kebebasan (DOF) gerakan sebagai sebuah koordinat yang diperlukan untuk menjelaskan jenis gerakan tersebut. Jika kita hendak mengalihkan suatu benda, kita biasanya tertarik dengan mengubah pusat massa dan orientasi sudut (angular orientation) benda tersebut. Kita dapat pula mengubah pusat massa benda itu dari (r, y, z) (0, 0, 0) menuju (a, b, c). Karena pemindahan tersebut memerlukan tiga koordinat untuk menjelaskan perubahan, maka terdapat tiga DOF "translational". 

Biodata penulis:
Irving Herman merupakan pakar bidang Fisika Terapan dan Matematika Terapan Columbia University, Amerika Serikat. Memperoleh gelar Postdoctoral Scientist dari Massachusetts Institute of Technology, Physics Department, pada tahun 1977 dan antara tahun 1972-1977 merupakan Fannie and John Hertz Predoctoral Research Fellow, Massachusetts Institute of Technology, Physics Department. Bidang penelitiannya meliputi nanocrystals, optical spectroscopy of nanostructured materials, laser diagnostics of thin film processing, dan mechanical properties of nanomaterials (apam.columbia.edu, 2019).

Referensi:
Herman I. (2007). Physics of Human Body. New York: Springer.
Irving P. Herman, Department Chair | Applied Physics and Applied Math. (2019). Apam.columbia.edu. Diakses18 September 2019, dari https://apam.columbia.edu/irving-herman.